“Pilkada Jakarta, Pesta Rakyat yang dinanti Masyakarat Indonesia”

Salah satu pesta rakyat (baca; pemilihan kepala daerah) yang paling seksi dan ditunggu masyarakat Indonesia adalah pemilihan gubernur dan wakil gubernur jakarta karena di Jakarta hanya ada satu pemilihan saja tidak seperti Provinsi di seluruh nusantara. Karena Jakarta adalah barometer politik dan perekonomian nasional.

Pilkada Jakarta menjadi paling disorot seluruh masyarakat dan media, disebabkan setiap pemilu menyajikan kompetisi yang sangat elegan serta sangat sengit pertarungannya.

Di tahun 2024 ini pilkada jakarta menyajikan 3 pasangan calon yang berlaga di kontestasi. Dua pasangan calon dari gabunga partai politik dan satu pasangan calon dari independen, yaitu mantan gubernur jawa barat Ridwan Kamil kader pohon beringin Golkar berpasangan dengan tokoh senior PKS yang juga mantan Menteri Pertanian Suswono yang diusung oleh KIM (Koalisi Indonesia Maju) plus, dan Pasangan Calon yang di usung banteng moncong putih (PDIP) Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung berpasangan dengan mantan gubernur banten Rano Karno atau yang sering dipanggil Bang Doel (merujuk film yang sangat fenomenal dibintangi beliau sendiri Si Doel Anak Sekolahan), dan pasangan independen yaitu Dharma Pongrekun berpasangan Kun Wardana walaupun pasangan ini sangat kontroversial diawal dengan isu pencatutan NIK secara sepihak. Ketiga pasangan calon ini masih menunggu penetapan dari KPU tanggal 22 September 2024 nanti.

Respon dan komentar warga jakarta sendiri melihat pilkada tahun ini sangat bervariasi, karena di tahun pilkada serentak ini tidak ada momen isu yang signifikan untuk dijual kepada para pemilih, tidak sama di pilkada sebelumnya dimana ada sebuah momentum besar tergelincirnya petahana dengan perkataannya saat itu dan menjadikan petahana tumbang walaupun hasil survey di semua lembaga survey memenangkan incumben.

Tahun 2024 bukan lagi isu agamis yang dikedepankan, tetapi di tahun ini segmentasi nya sudah berubah dan dinamis. Karena ketiga paslon yang ada sudah memulai pergerakan dengan menjual visi misi serta program, walaupun tetap saja tidak terlepas dari isu “negatif campaign” masing masing pasangan calon. Diantara tiga pasangan calon ini, sebagian masyarakat jakarta berpandangan hanya RK-SUSWONO dan PA-DOEL yang akan terlihat saling serang dan saling berebut hati warga jakarta yang majemuk, karena Jakarta juga disebut miniatur nya Indonesia sebab hampir semua suku dan adat ada di Jakarta ini tanpa mengesampingkan warga asli Jakarta “Betawi” .

DKI (Daerah Khusus Ibukota) Jakarta yang sebentar lagi hilang kosa kata Ibukota nya berubah menjadi DKJ (Daerah Khusus Jakarta) sesuai implementasi UU Nomor 2 (dua) tahun 2024 perubahan DKI menjadi DKJ dengan total populasi sebanyak 11 juta jiwa dan DPT (daftar pemilih tetap) nya sekitar 8 juta jiwa sesuai Keputusan KPU Jakarta Nomor 172 tahun 2023. Akibat perubahan status tersebut Jakarta akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional dan dunia, dan akan terlepas lagi dengan beban Ibukota Negara. Oleh sebab itu, Pilkada Jakarta 2024 ini sangat seksi dan sangat diperhatikan dunia siapa yang akan memenangkan konstetasi pemilihan kepala daerah nya.

Berbagai lembaga survey memprediksi bahwa pemilukada jakarta sangat sengit pertarungan nya antara Kim Plus dan Pdip, bahkan nantinya bukan saja negatif campaign yang akan muncul tetapi black campaign yang terjadi. Masing-masing paslon dan tem pemenangannya akan melakukan segala cara untuk menarik hati para pemilih di Jakarta. Kesemua paslon pasti memiliki senjata rahasia untuk membranding diri guna memikat simpati masyarakat multi etnis Jakarta.

Tidak cuma kesemua paslon yang ditunggu arah geraknya. Tetapi juga tem pemenangan masing-masing calon yang sangat dinanti untuk pergerakannya, dimana komposisi tem pemenangan calon sudah diumumkan oleh para kandidat. Di kubu Kim plus Ketua Pemenangannya Ahmad Sahroni yang notabene nya adalah Bendahara Umum Partai Nasdem yang juga menjabat Anggota DPR RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta salah satu tokoh Jakarta Utara. Di sudut banteng moncong putih yaitu Cak Lontong yang semua orang tahu bahwa seorang artis dengan guyon guyon politik nya sangat cerdas dan intelek dengan ditopang oleh salah satu tokoh Jakarta Bang Prasetyo Edi. Dan untuk paslon Dharma-Kun masih dalam tahap tanda tanya, siapakah yang akan di jagokan mereka untuk mengomandoi pemenangannya.

Kita tunggu saja episode kampanye setelah penetapan calon dari KPU Jakarta nanti.

Ahmad Zaki
Sekbid Politik Kahmi Jakarta Pusat
Direktur Eksekutif Central Network National

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *