News  

Seruan Prof. Malik Madani: PWNU Jatim Tak Punya Rasa Malu

Surabaya, Liber Times–Manuver demi manuver menuju muktamar NU ke 34 yang akan dilaksanakan di Lampung sangat memanas, PWNU Jawa Timur dituding telah mempolitisir PCNU se-Jatim, memaksakan kehendak dan rakus kekuasaan.

Karena itu Prof. KH Malik Madani memberikan seruan kepada seluruh PCNU Jawa Timur agar tidak diperbudak oleh kepentingan politik yang memaksakan kehendak.

Seruan tersebut berbunyi:

SERUAN PROF. DR. KH. MALIK MADANI KEPADA PCNU – PCNU DI JAWA TIMUR

■ Benar – benar PWNU Jawa Timur yang tidak punya rasa malu !!!

■ PWNU Jawa Timur sangat bernafsu mengebiri kedaulatan PCNU – PCNU untuk memuaskan ambisi elit – elitnya. PWNU yang tidak paham AD/ART, yang tidak layak untuk dihormati.

■ Bersatulah wahai PCNU – PCNU se-Jatim untuk melawan kesewenang -wenangan ini !!

■ Tidak ada hak bagi PWNU Jawa Timur untuk mengendalikan anda semau mereka. Sudah tiba waktunya mereka dipermalukan.

■ Jaga harga diri PCNU – PCNU agar tidak tergadai oleh iming – imimg busuk yang akan membawa NU ke kubangan kehancuran moral yang sungguh memalukan !!

■ Gunakan hati nurani dalam memilih pemimpin! !! Pesan Nabi Agung kita Muhammad SAW: “Istafti qalbak” Hindari jauh – jauh money politics, karena itu adalah risywah yang dilaknat Allah.

■ Pilihlah orang yang paling layak (alyaq) dan paling ashlah, yang anda yakini mau dan mampu berjuang serta berkorban untuk kebesaran NU, bukan orang NU yg Nunut Urip (NU) untuk kebesaran dirinya!

■ PWNU/PCNU yang memilih pemimpin tidak berdasarkan pertimbangan ashlahiyyah / alyaqiyyah,tetapi atas dasar pertimbangan syay’un yg lain, dalam sebuah hadits shahih “dikutuk” oleh Nabi SAW sebagai orang yang sungguh telah berkhianat kepada Allah dan rasul-Nya (faqad khaanal-laaha wa rasuulah).

■ Ikutilah jejak PCNU – PCNU yang berani berkata , “TIDAK” terhadap ajakan, rayuan dan ancaman yg menyesatkan! Yakinlah bahwa Allah bersama pihak yang benar!

■ Viralkan pesan moral ini, demi pencerahan umat dan bangsa serta kejayaan NU !!

*) Prof Dr. KH. Malik Madani, Khatib Aam Syuriah PBNU Periode 2010 – 2015.

Menurut Kyai Malik, “Benar-benar PWNU yang tidak punya rasa malu! Sangat bernafsu mengebiri kedaulatan PCNU-PCNU untuk memuaskan ambisi elit-elitnya. PWNU yang tidak paham AD/ART, yang tidak layak untuk dihormati. Bersatulah wahai PCNU-PCNU se-Jatim untuk melawan kesewenang-wenangan ini! Tidak ada hak bagiPWNU untuk mengendalikan anda semau mereka. Sudah tiba waktunya mereka untuk dipermalukan. Jaga harga diri PCNU-PCNU agar tidak tergadai oleh iming-iming busuk yang akan membawa NU ke kubangan kehancuran moral yg sungguh memalukan! Gunakan hati nurani dalam memilih pemimpin! Pesan Nabi agung kita, Muhammad saw: Istafti qalbak!”

“Hindari jauh-jauh money politics, karena itu adalah risywah yg dilaknat Allah! Pilihlah orang yang paling layak (alyaq) dan paling ashlah, yang anda yakini mau dan mampu berjuang serta berkorban untukkebesaran NU, bukan orang NU yang Nunut Urip (NU) untuk kebesaran dirinya! PWNU/PCNU yg memilih pemimpin tidak berdasarkan pertimbangan ashlahiyyah/alyaqiyyah, tetapi atas dasar pertimbangan syai’un-syai’un yang lain–dalamsebuah hadits shahih–dikutuk oleh Nabi saw sebagai orang yang sungguh telah berkhianat kepada Allah dan rasul-Nya (faqad khaanal-laaha wa rasuulah). Ikutilah jejak PCNU-PCNU yang berani berkata “TIDAK” terhadap ajakan, rayuan dan ancaman yg menyesatkan! Yakinlah bahwa Allah bersama pihak yg benar!”

Viralkan pesan moral ini,demi pencerahan umat dan bangsa serta kejayaan NU! (Prof. KH. H.A.Malik Madani)

Exit mobile version